Bukan Ingin Mengulang Kenangan Lama, Lebih Tepatnya Berharap Kenangan Itu Tidak Pernah Terjadi. Time Traveled bersama Lagu 'The Night We Met' by Lord Huron
source on Piotr Arnoldes edit in canva
Siapa sih yang nggak kenal sama lagu "The Night We Met" dari Lord Huron ini? Lagu yang bener-bener jadi salah satu anthem yang tiap kali di denger bikin hati rasanya kayak diaduk-aduk. Apalagi buat yang lagi galau, lagu ini kayak jadi soundtrack wajib buat di hayati, apalagi kalau relate sama lirik-liriknya yang dalem banget.
Tapi, pernah nggak sih kamu mikir kalau sebenarnya lagu ini tuh punya makna yang sedikit beda dari yang kita tangkap selama ini? Banyak yang ngira kalau "The Night We Met" itu tentang seseorang yang pingin kembali ke masa lalu buat mengulang kenangan manis bareng mantannya. Tapi gimana kalau sebenarnya, lagu ini ternyata lebih ke sebuah harapan untuk nggak pernah bertemu sama mantannya di malam itu? Bisa kan, dan ini masuk akal banget kalau kita bongkar lirik-liriknya lho.
Rasa Kehilangan yang Mendalam
"I had all and then most of you, some and now none of you"
Kalau kita denger bagian lirik ini, rasanya kayak rollercoaster emosional banget. Dari punya segalanya, lalu kehilangan sebagiannya, sampai akhirnya nggak tersisa apa-apa. Ini menggambarkan perjalanan cinta yang awalnya penuh kebahagiaan, tapi akhirnya itu meninggalkan luka mendalam. Kalau seseorang tahu ujungnya bakal sesakit ini, mungkin dia bakal mikir dua kali sebelum memulai semuanya, kan?
Penyesalan di Malam Pertemuan Kala itu
"Take me back to the night we met"
Di sini, banyak yang mungkin nangkep kalau di lirik ini maksudnya pingin balik ke malam itu buat ngulang semuanya dari awal kan? Tapi gimana kalau sebenarnya, dia pingin balik ke malam itu buat mengubah keputusannya? Bisa digambarkan, dia pingin malam itu nggak pernah terjadi, supaya dia nggak perlu ngalamin semua rasa sakit yang datang setelahnya.
"I am not the only traveler who has not repaid his debt"
lirik bagian ini juga nunjukin rasa penyesalan yang lebih dalam. Dia ngerasa seperti punya hutang emosional yang belum bisa diselesaikan, seolah-olah pertemuan itu membawa beban yang nggak pernah selesai.
Bayangan yang Terus Menghantui Diri
"I don’t know what I’m supposed to do, haunted by the ghost of you"
Bagian ini jelas banget menggambarkan rasa kehilangan yang mendalam. Dia nggak tahu harus gimana setelah kepergian si mantan, dan bayangan kenangan itu terus menghantui. Rasa sakit ini begitu berat, sampai mungkin dia merasa kalau lebih baik mereka nggak pernah bertemu, daripada harus menanggung luka seperti ini.
Sisi Gelap dari Malam Itu
"When the night was full of terrors, and your eyes were filled with tears"
Lirik ini menunjukkan sisi gelap dari malam pertemuan itu. Malam itu mungkin awal dari sesuatu yang indah, tapi juga jadi malam yang penuh dengan ketidakpastian dan resiko juga. Malam yang terlihat penuh emosi ternyata menjadi awal dari semua rasa sakit yang akhirnya dirasakan. Ada kerentanan juga di sini, di mana mereka berdua sebenarnya juga sama-sama gak yakin. Kalau aja dia bisa kembali ke malam itu, mungkin dia bakal memilih jalan lain, menghindari semua rasa sakit yang sekarang menghantui.
Keinginan Buat Menghapus Semuanya
"Take me back to the night we met, and then I can tell myself what the hell I’m supposed to do"
Lirik ini bisa diartikan sebagai keinginan untuk memperbaiki segalanya, tapi juga sebagai harapan untuk bisa menghindari pertemuan itu. Ditulis "and then i can tell myself what the hell i'm supposed to do" disini dia berharap bisa memberi tahu dirinya sendiri buat bisa mencegah dan mengambil keputusan yang berbeda, agar luka ini nggak pernah terjadi.
![]() |
sources on Fidan Nazim qizi edit in canva |
Jadi, kalau dipikir-pikir, "The Night We Met" itu bukan cuma tentang nostalgia atau harapan untuk mengulang kenangan lama. Ada sisi lain yang lebih dalam dari itu, yaitu penyesalan dan harapan untuk bisa menghindari takdir yang ia harap tak seharusnya terjadi, hal yang ternyata menyakitkan di akhir. Lagu ini juga mengingatkan kita kalau cinta bisa menjadi indah, tapi juga punya risiko dan konsekuensi yang besar. Jadi kadang, luka dari rasa ditinggalkan itu bisa sampai bikin kita berharap segalanya nggak pernah dimulai sejak awal.
Lagu ini nggak cuma indah secara musikal, tapi juga liriknya yang penuh emosi dan makna. Kalau kamu lagi galau, dengerin lagu ini bisa jadi cara buat meluapkan rasa sakit itu lho, dan juga jadi pengingat untuk lebih berhati-hati dalam mencintai. Siapa tahu kan, kita bisa belajar sesuatu dari "The Night We Met"?
terimakasih, ini sudah masuk playlist galau ku! ✔️
BalasHapusI knew this song as a soundtrack of 13 reasons why series 🥹
BalasHapusLagu ini banyak banget yang relatee, termasuk akuu
BalasHapusOMG aku lg seneng denger lagu ini ih
BalasHapusotw masukin ke list lagi galau sih ini mah
BalasHapusbaca kontennya sambil play lagunya.. the next level of "what the hell i supposed to do.."
BalasHapuslagu yg gamau relate:/
BalasHapus